Mencicipi Fitur Baru Facebook Graph Search

Seminggu lalu Facebook meluncurkan Facebook Graph search, sebuah fitur pencarian di Facebook yang lebih mapan dari fitur pencarian Facebook yang selama ini ada. Fitur tersebut saat ini masih dalam tahap Beta (uji coba) dan baru dinikmati secara terbatas.

Langsung, banyak yang berpendapat bahwa ini menjadi “perang terbuka” antara Facebook dan Google. Wilayah pencarian yang selama ini dikuasai oleh Google, coba dimasuki si raja social network, Facebook. Benarkah Facebook Graph akan mampu mengalahkan search engine Google?

Facebook graph menawarkan pendekatan yang berbeda dengan search engine seperti Google, Yahoo, dan Bing. Jika search engine mengatur hasil pencarian berdasar algoritma yang telah disusun sedemikian rupa untuk menampilkan hasil pencarian web paling relevan, sedang pada facebook Graph algoritma pencarian didasarkan pada lingkup hubungan anda di facebook (pertemanan, like, place, dst) dan informasi yang anda sharing-kan. Singkatnya, jika di Google, setiap orang akan mendapatkan hasil pencarian yang sama, sedangkan di Facebook hasil pencarian yang muncul bisa berbeda.

Di Facebook social graph, nantinya anda bisa mencari misal “siapa saja teman yang hobi bersepeda”, “teman dari teman yang masih single di Yogya”, “acara Tv apa yang suka ditonton teman”, “lulusan akuntansi tahun 2013 di Semarang”, dan sebagainya.



Apa inti yang sebenarnya ditawarkan oleh Facebook Graph?

Personalisasi! Pun sebenarnya hal semacam ini telah lebih dulu dilakukan oleh Yahoo lewat personal page-nya maupun Google lewat personalisasi hasil pencariannya.

Jadi, jika pertanyaan Mampukah Mesin Pencari Facebook Graph Membunuh Merontokkan Mesin Pencari Google? saya kira jawabannya dalam jangka dekat ini tidak. Apalagi Facebook Graph masih dalam tahap beta. Dan keduanya “bermain di wilayah yang berbeda”. Anda tentu tak akan dapatkan jawaban “siapa saja teman anda yang suka mancing” di Google, begitupun anda tak akan temukan jawaban “siapakah penemu bola lampu” di Facebook saat ini.

Artinya, anda tetap akan membutuhkan keduanya untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.



Yang pasti lagi, Google pun tak akan tinggal diam. Dengan produk mesin pencari yang selama ini menjadi andalannya, Google akan terus mengembangkannya untuk mempertahankan bisnisnya selama ini.


jokosusilo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar