Kenali Penyebab dan Gejala Infeksi Jamur Vagina

Infeksi jamur bisa menyerang mulut, kulit, bahkan daerah kewanitaan. Meskipun tidak berbahaya, namun sebaiknya Anda para wanita mengenali tanda-tandanya sehingga mampu menanganinya dengan cepat. Kenali penyebab dan gejala infeksi jamur vagina selengkapnya seperti yang dilansir dari Boldsky (10/12) berikut ini.

Penyebab
  • Vagina sebenarnya mengandung bakteri sehat yang berfungsi menjaga keasaman daerah intim. Namun jika jumlahnya berlebihan, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi jamur vagina.
  • Ketidakseimbangan dalam produksi bakteri juga meningkatkan risiko infeksi jamur vagina. Ketidakseimbangan tersebut dipicu oleh perubahan hormon, obat-obatan tertentu, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Penyebab lain dari infeksi jamur vagina adalah kadar hormon estrogen yang meningkat drastis. Estrogen sendiri biasanya meningkat pada saat kehamilan atau kelahiran.
  • Kurangnya menjaga kebersihan alat kelamin pun meningkatkan risiko infeksi jamur vagina. Makanya, setelah buang air sebaiknya bersihkan kelamin dari arah vagina ke anus untuk mencegah bakteri masuk ke area kewanitaan.
  • Mencuci alat kelamin dengan sabun dengan aroma kuat dan kandungan kimia berbahaya adalah penyebab terakhir dari munculnya infeksi jamur vagina. Sebab aroma yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan pada bakteri.

Gejala
  • Gatal. Jika Anda sering merasakan gatal pada vagina, maka itu adalah tanda yang jelas dari infeksi jamur. Terutama jika setelah vagina dicuci, rasa gatal tidak berkurang namun semakin parah.
  • Terbakar. Rasa seperti terbakar setelah buang air kecil bisa jadi tanda dari infeksi jamur vagina. Namun terkadang rasa terbakar tersebut juga disebabkan oleh dehidrasi.
  • Nyeri. Apakah bagian kewanitaan Anda sering merasakan nyeri? Jika rasa nyeri ditandai dengan warna kemerahan, bisa jadi itu adalah infeksi jamur vagina.
  • Keputihan. Tanda terakhir yang diikuti oleh gatal dan terbakar pada vagina adalah keluarnya cairan keputihan yang kental seperti keju tebal.

Pengobatan

Beberapa pengobatan untuk infeksi jamur vagina di antaranya adalah menghindari celana ketat, basah, atau lembap, memilih pakaian dalam berbahan katun, menjaga vagina agar tetap kering, tidak menggunakan deodoran pada area kewanitaan, dan mengoleskan salep resep dokter untuk meredakan gejala infeksi.

Itulah penyebab, tanda, serta cara pengobatan infeksi jamur vagina. Jika sakit berlanjut, lebih baik Anda segera menghubungi dokter untuk penanganan yang tepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar