Penemuan Bakteri Pembuat Emas


Para peneliti di Universitas Michigan telah menemukan sejenis bakteri yang bisa bertahan hidup di dalam lingkungan dengan tingkat toksisitas yang tinggi dalam pembentukan emas alam.

Menurut Kazem Kashefi, asisten profesor genetika molekuler dan mikrobiologi: "Kami sedang melakukan penelitian tentang mikroba alkimia--merubah bahan mentah emas dari yang belum memiliki nilai sampai menjadi padat (nuget/cokim) hingga menjadi emas logam mulia yang berharga".

Nama latin untuk bakteri tersebut adalah Cupriavidus metallidurans, yang dikondisikan untuk toleran terhadap logam berat dan dan beracun dan 25 kali lebih kuat dari semua kebanyakan bakteri.

Mekanisme kerja:
Ketika bakteri tersebut dimasukkan ke dalam gold-chloride (cairan beracun bentukan alam), bakteri tersebut akan memproduksi ulang dan mengubah cairan tersebut ke dalam bentuk emas nuget/cokim/lantakan (atau di toko emas bahan mentah). 
Proses menyeluruh ini membutuhkan waktu seminggu. Saat ini eksperimen tersebut tengah dipertunjukkan dalam acara 'The Great Work of the Metal Lover' sebagai salah satu pertunjukkan seni.
"With the price of gold skyrocketing in today's market, Michigan State University researchers have discovered a bacterium that can withstand high toxicity levels that are necessary to create natural gold. '"Microbial alchemy is what we're doing — transforming gold from something that has no value into a solid, precious metal that's valuable," said Kazem Kashefi, assistant professor of microbiology and molecular genetics.' The bacteria is Cupriavidus metallidurans, which is conditioned to be tolerant to heavy, toxic metals and to be 25 times strong than most bacteria. When put into gold-chloride (a natural forming toxic liquid), the bacteria reproduces and converts the liquid into a gold nugget. The complete process takes about a week to perform. This experiment is currently on tour as an art exhibit called 'The Great Work of the Metal Lover".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar