Tips Jeprat-Jepret Menggunakan iPhone

Gemar Foto dengan iPhone? Jangan hanya bidik dan jepret saja. Dengan sejumlah tips, aktivitas memotret ini sejatinya bisa jadi lebih menyenangkan. Berikut 4 trik untuk memaksimalkan kamera iPhone Anda.

1. Jepret foto dengan headphone
iOS 5 mengenalkan kenyamanan menjepret foto dengan memakai button volume up. Dengan fitur ini, pengguna bisa mencolokkan headphonenya dan memakainya sebagai remote shutter kamera.

Aksi ini memungkinkan pengambilan gambar dengan lebih stabil dan fleksibel. Dengan opsi menempatkan iPhone di tripod dan pemakaian headphone untuk mengaktifkan shutter, aksi memotret akan lebih menyenangkan.

 2. Kunci fokus dan eksposure
Jika pengguna melakukan tap di layar, maka iPhone akan secara otomatis menentukan fokus dan exposure. Namun, masalah terjadi jika pengguna melakukan gerakan terlalu banyak. Kamera akan mencari fokus kembali dan mencari-cari tingkat pencahayaan.

Untuk mengunci fokus di obyek, lakukan tap dan tahan hingga ‘AE/AF Lock’ muncul. Dengan ini, jika pengguna melakukan gerakan berlebih untuk mengubah komposisi foto, maka fokus dan eksposure akan tetap terkunci.

3. Gunakan grid dan aturan ‘rule of thirds’
Mengabadikan foto dengan aturan ‘rule of thirds’ lebih mudah dilakukan dengan memakai grid yang ada. Lakukan ini dengan menge-tap ‘Options’ > Grid ON > Done.

4. Cropping
Cropping biasanya dilakukan untuk mengubah komposisi foto dan iPhone kini sudah memiliki tool cropping secara built-in. Dan berikut langkah cepat memakainya.

Buka foto dari photo gallery, kemudian zoom dan pindahkan foto hingga berada di komposisi yang diinginkan. Kini tahan tombol home dan tekan tombol lock untuk mengambil screenshot. Foto yang sudah dicrop akan muncul di sebelah foto asli di camera roll.

Dengan bantuan beberapa aplikasi, mewujudkan foto High Dynamic Range (HDR) hanya dengan iPhone bisa dilakukan dengan mudah. Waktunya? Singkat saja.

Inilah yang di-share komunitas HDRi (HDR iPhoneographer) pada sesi workshop bertajuk Done in 360 Secs. Workshop ini adalah bagian dari acara HDRi GoGreen Photowalk 2012 yang dilakukan di Kebun Raya Bogor.

Tentu saja untuk menghasilkan foto HDR dibutuhkan beberapa foto dengan exposure yang berbeda kemudian digabungkan sebelum memulai langkah selanjutnya. Untuk itulah biasanya untuk mewujudkan foto dengan teknik tersebut, pengguna melakukannya di PC dengan software olah foto seperti Photoshop dan Photomatix.

Menyadari keterbatasan gadget (iPhone-red), komunitas HDRi mengakali proses tersebut dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi foto yang ada. Apa saja aplikasi yang dibutuhkan?

“Yang pasti tools utamanya ada 2, yakni PSE (Photoshop Express dan iCamera HDR. Sedangkan aplikasi lainnya terserah, bisa Filterstorm, Snapsheed atau lainnya,” ujar Binsar Nasution selaku salah satu co-founder HDRi.

Berikut 5 langkah mudah proses foto menjadi HDR ala iPhoneography:
1. Menyiapkan foto hasil jepretan dan membuat foto tersebut menjadi dua. Satu lebih gelap, satunya lebih terang. Untuk itu, diperlukan aplikasi PSE guna menaikkan atau menurunkan exposure.
3. Masuk ke iCAmeraHDR untuk menggabungkan dua foto tadi.
3. Kembali ke PSE lagi untuk mengurangi noise yang ada di foto.
4. Agar hasilnya lebih terang, pengguna digiring ke Photo FX.
5. Langkah terakhir adalah memakai aplikasi Iris untuk menambahkan sedikit warna.

Dikatakan oleh Binsar, bahwa langkah-langkah yang memakan waktu tak lebih dari 4 menit itu tidak mutlak dilakukan untuk setiap foto. Hal ini disebabkan karena selera orang berbeda-beda, pun juga dengan kondisi pencahayaan foto yang dihasilkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar